Andromedha adalah band Hard Rock dari Surabaya, Indonesia, Dengan Formasi awal Andromedha adalah Yoyok (drum), Heru (vokal), Lucky (gitar) serta Yani (gitar) dan Juki (Bass)
Andromedha merupakan salah satu jebolan Festival Rock Indonesia ke-5 yang dieselenggarakan oleh Log Zhelebour pada tahun 1988. Pada waktu itu Lagu Prestasi (menjadi lagu terbaik) membawa Andromedha menjadi Juara ke-3, berikut drummernya Yoyok menjadi The Best Drummer dan Lucky menjadi The Best Guitar.
Pada tahun 1990, ada perubahan line-up, yakni beberapa personil Power Metal, Pungky Deaz (vokal), Hendrix Sanada (bass) dan James (keyboard) menggantikan posisi Heru, Yani dan Juki. Pada formasi ini, Andromedha menghasilkan single legendaris “Lamunan” yang tersohor dan sempat merajai chart radio di Malaysia yang berdampingan dengan “Isabella” nya Search.
Pada sesion rekaman debut album “Konser Rock” tahun 1991 produksi Harpa Record, posisi James digantikan oleh kakak nya, Denny Irenk. Pada tahun 1992 hingga tahun 1993 posisi gitar ditempati oleh Ipunx dari Power Metal. Sementara Lucky sendiri masuk Power Metal, sehingga semacam tukar personil gitar antara Andromedha dan Power Metal. Dan pada tahun 1993, Andromedha akhirnya meraih Juara I Festival Rock Indonesia ke-VII melalui lagu Emosi, berikut membawa Pungky Deaz sebagai Best Vokalis, Hendrix Sanada sebagai Best Bassist, dan Ipunk sebagai Best Guitar.
Gonta-ganti personil tampaknya sudah menjadi kebiasan bagi band hard rock dari Surabaya ini. Satu-satunya personil yang setia mengawal Andromedha adalah Yoyok, sang drummer yang hingga akhirnya dia bersama Piyu kelak mendirikan Padi pada tahun 1997.
Setelah itu Andromedha bisa dikatakan vakum, sampai pada tahun 2006 mereka berkumpul kembali dengan formasi yang paling awal – minus Yoyok – karena sudah bersama Padi. Yani, Lucky, Juki dan Heru sempat bersepakat membangun kembali Andromedha.
Namun berjalannya waktu dan kesibukan, akhir nya hanya Yani dan Heru yang bertahan dengan Andromedha, sampai pada akhirnya mulai tahun 2011 dan seterusnya bergabunglah Roni Akbar, gitaris flamboyan yang pernah tergabung dalam Thunderwall, Local Host dan Sexy Rock menjadi Lead Guitar. Dan untuk menggantikan Juki pada Bass Guitar ada Indot Ionian, sang bassist progressive yang pernah tergabung dalam The Cross dan Rock State. Mengisi posisi drummer, Yani mencoba mengaudisi Danumetz yang pernah menjadi additional di Kobe dan menjajal hingar bingarnya trash metal di Babel.
Dan untuk memperkaya warna Andromedha selama beberapa waktu Andromedha sempat menggunakan 2 vokalis, dimana Wallow Uche yang sebelumnya aktif di Local Host bersama Roni Akbar dipercaya oleh Yani dan Heru menjadi vokal ke-2. Dan seiring berjalannya waktu Heru mengundurkan diri dan digantikan Wallow uche untuk menjadi vokalis di Andromedha. Akhir 2019 Wallow mengundurkan diri dan posisi nya digantikan oleh Medarose. Vokalis energik yang sarat pengalaman di dunia Festival Rock di Indonesia antara tahun 2009 – 2019, dan beberapa kali mendapatkan Best Vokalis.
Selanjutnya untuk menambah megahnya musik Andromedha, pada akhirnya Andromedha merekrut pemain keyboard, yang pilihannya jatuh pada Andibias salah satu pebisnis muda di bidang sekolah musik, Otti Music Course merupakan kreasi bisnis dari pemain keyboard ala John Lord ini.
Andromedha, band Hard Rock legendaris dari Surabaya, telah mengalami perjalanan yang menarik sepanjang karir mereka. Dibentuk pada awalnya dengan formasi yang kuat, mereka telah melewati berbagai perubahan personil dan tantangan. Dari kemenangan di Festival Rock Indonesia hingga vakumnya beberapa tahun, Andromedha tetap menjadi ikon dalam industri musik Indonesia.
Dalam formasi final mereka, Andromedha diperkuat dengan bergabungnya Anton sebagai vokalis yang membawa warna baru dan Yuda pada bass, memberikan kekuatan tambahan pada musikalitas mereka. Dengan pengalaman yang beragam di belakang mereka, Andromedha terus mengeksplorasi dan menghadirkan musik yang menggema dalam industri musik Indonesia.
